Waralaba Hooters secara resmi telah mengajukan kebangkrutan dan berencana untuk menjual seluruh jaringan restorannya. Hooters berencana menjual semua 100 restoran milik perusahaan pada dua kelompok.
Penurunan penjualan dan jumlah pengunjung menjadi salah satu alasan utama kebangkrutan Hooters. Sebelumnya, Hooters gemari karena makanannya yang enak dan juga pelayan-pelayan seksi dan berbaju minim. Namun, kondisi finansial restoran ini memang sangat berbeda.
Hooters of America, sebuah restoran kasual, sedang bekerja sama dengan kreditornya untuk merestrukturisasi bisnisnya melalui pengadilan kebangkrutan dalam beberapa bulan ke depan. Ini adalah cara bagi perusahaan untuk mendapatkan uang dengan menjaminkan sebagian besar asetnya, termasuk biaya waralaba.
Dampak dari kebangkrutan Hooters dan rencana penjualannya kepada dua kelompok pewaralaba adalah:
- Perubahan Manajemen: Dengan penjualan kepada pewaralaba baru, manajemen Hooters akan berubah, dan ini dapat mempengaruhi kebijakan dan strategi bisnis perusahaan.
- Pengurangan Pekerjaan: Kebangkrutan Hooters dapat menyebabkan pengurangan pekerjaan, terutama bagi karyawan yang bekerja di restoran yang akan dijual.
- Perubahan Konsep Bisnis: Pewaralaba baru dapat merubah konsep bisnis Hooters, yang dapat mempengaruhi citra dan loyalitas pelanggan.
- Dampak pada Perekonomian Lokal: Kebangkrutan Hooters dapat mempengaruhi perekonomian lokal, terutama jika restoran tersebut merupakan salah satu sumber pendapatan utama bagi masyarakat sekitar.
- Perubahan dalam Industri Restoran: Kebangkrutan Hooters dapat mempengaruhi industri restoran secara keseluruhan, terutama jika perusahaan tersebut merupakan salah satu pemain utama dalam industri tersebut ¹ ² ³.