Dalam mendukung transformasi RI, Deltadata Mandiri mengembangkan solusi informasi dan teknologi (IT) yang membantu industri untuk mempercepat proses transformasi digital.
Namun demikian persoalan kesiapan SDM hingga teknologi dan keamanan siber menjadi tantangan dalam transformasi digital.
Lalu, bagaimana Indonesia dapat mengatasi risiko ini sambil tetap memacu pertumbuhan digital?
1. Ancaman Keamanan Siber yang Semakin Kompleks
Industri di Indonesia menghadapi berbagai ancaman siber yang terus berkembang, antara lain:
a. Serangan Ransomware
- Perusahaan menjadi target penyanderaan data dengan ancaman pembayaran tebusan.
- Contoh kasus: Serangan pada Bank Indonesia dan sejumlah rumah sakit dalam beberapa tahun terakhir.
b. Kebocoran Data
- Maraknya penjualan data pribadi di pasar gelap (dark web).
- Industri e-commerce dan fintech rentan terhadap pelanggaran data.
c. Phishing & Social Engineering
- Penipuan melalui email, SMS, atau media sosial yang mencuri informasi sensitif.
- Karyawan sering menjadi titik lemah keamanan perusahaan.
2. Dampak Serangan Siber pada Industri
Gangguan siber tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga memengaruhi:
- Reputasi perusahaan – Kehilangan kepercayaan pelanggan.
- Operasional bisnis – Downtime sistem mengganggu produktivitas.
- Kepatuhan regulasi – Pelanggaran UU PDP (Perlindungan Data Pribadi) berisiko sanksi berat.
edukasi, teknologi, dan regulasi yang kuat, Indonesia dapat membangun ekosistem digital yang lebih aman dan berkelanjutan.
Siapkah industri Indonesia menghadapi tantangan keamanan siber di era digital?